Pada awalnya, Ibu mungkin tidak mendapatkan respon dari janin ketika
melakukan stimulasi bicara ini.Namun seiring bertambahnya usia
kandungan dan semakin sempurnanya pertumbuhan indera pendengaran, janin
ajan merespon dengan melakukan tendangan-tendangan lembut di perut Ibu.
Bagaimana cara melakukan stimulasi ini?
Ajaklah bicara sesering mungkin. Anggaplah janin mengerti segala hal
yang Ibu bicarakan. Jadikan janin sebagai teman curhat. Apapun yang Ibu
alami setiap hari, ceritakan padanya. Ibu bisa melakukan dari hal yang
paling sederhana, seperti memperkenalkan diri. Sambil mengelus-elus
perut, Ibu memperkenalkan diri, "Hai sayang, ini Bunda.""Ini ayah." Jangan
lupa tanyakan kabar Si Kecil dalam perut dan apa yang sedang ia lakukan.
###
Ibu juga bisa membacakan cerita atau doa.
Stimulasi ini membuat janin merasa lebih nyaman dan tenang mendengar
suara Ibu dan pasangan, juga membantu menciptakan hubungan emosional
yang lebih erat antara Ibu dan janin.
Manfaat stimulasi ini antara lain, bayi akan lebih sigap dan menoleh
mencari suara Ibunya ketika lahir, memiliki inisiatif, rasa ingin tahu
yang besar serta memiliki koordinasi gerakan tubuh yang harmonis. Dan
yang paling penting, bayi akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih
tinggi.
Ibu bisa melakukan stimulasi bicara setiap saat. Saat Ibu mandi,
memasak, membaca, berkebun, menonton, di kendaraan, di kantor, sambil
berkendara pulang, dan menjelang tidur.