Stimulasi Bicara dan Membacakan Cerita Untuk Janin

Print This Page
Send to Friends
Stimulasi Bicara dan Membacakan Cerita Untuk Janin

Stimulasi pra lahir yang palin direspon oleh janin adalah mendengarkan suara orangtuanya bicara, terutama suara dari Ibunya. Stimulasi ini juga paling mudah Ibu lakukan bersama pasangan.

 

 

Pada awalnya, Ibu mungkin tidak mendapatkan respon dari janin ketika melakukan stimulasi bicara ini.Namun seiring bertambahnya usia kandungan dan semakin sempurnanya pertumbuhan indera pendengaran, janin ajan merespon dengan melakukan tendangan-tendangan lembut di perut Ibu.

Bagaimana cara melakukan stimulasi ini?

Ajaklah bicara sesering mungkin. Anggaplah janin mengerti segala hal yang Ibu bicarakan. Jadikan janin sebagai teman curhat. Apapun yang Ibu alami setiap hari, ceritakan padanya. Ibu bisa melakukan dari hal yang paling sederhana, seperti memperkenalkan diri. Sambil mengelus-elus perut, Ibu memperkenalkan diri, "Hai sayang, ini Bunda.""Ini ayah." Jangan lupa tanyakan kabar Si Kecil dalam perut dan apa yang sedang ia lakukan.

###

Ibu juga bisa membacakan cerita atau doa. Stimulasi ini membuat janin merasa lebih nyaman dan tenang mendengar suara Ibu dan pasangan, juga membantu menciptakan hubungan emosional yang lebih erat antara Ibu dan janin.

Manfaat stimulasi ini antara lain, bayi akan lebih sigap dan menoleh mencari suara Ibunya ketika lahir, memiliki inisiatif, rasa ingin tahu yang besar serta memiliki koordinasi gerakan tubuh yang harmonis. Dan yang paling penting, bayi akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi.

Ibu bisa melakukan stimulasi bicara setiap saat. Saat Ibu mandi, memasak, membaca, berkebun, menonton, di kendaraan, di kantor, sambil berkendara pulang, dan menjelang tidur.


Highlights