Banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa masa kehamilan sama pentingnya dengan masa bayi setelah lahir.
Bayi dalam kandungan yang mendapatkan stimulasi dengan mendengarkan
alunan musik yang ditempelkan melalui perut Ibunya akan merasa lebih
tenang dan bahagia. Musik dapat mengatur cepat atau lambatnya denyut
jantung pada janin serta merangsang pertumbuhan otaknya.
Mengapa musik mempengaruhi perkembangan otak? Di dalam otak terdapat
baian yang berfungsi menterjemahkan stimulasi yang didengar. Stimulasi
yang diterima akan diteruskan otak ke pusat emosi yang diatur dalam
limbic. Alunanmusik Mozart sesuai urutannya, yang diperdengarkan dalam
jangka waktu lama di saat usia dan kehamilan tertentu dan ditambah
dengan pemberian nutrisi yang baik seperti DHA dapat meningkatkan
jumlah sel otak bayi ketika lahir.
###
Inilah yang menjelaskan kenapa
stimulasi musik paling mudah diterima janin. Dr. Hermanto T.J, dr.
SpOG.K ahli kedokteran Fetomaternal RSU dr. Soetomo menyarankan agar
janin distimulasi musik klasik, terutama Mozart setiap hari mulai usia
kehamilan 20 inggu karena pada usia kehamilan ini pendengaran janin
sudah terbentuk sempurna. Stimulasi dilakukan cukup satu jam per hari
dan lebih baik dilakukan antara pukul 20.00 - 23.00.
Tips bayi sehat dan cerdas: 5M 1U:
- Pilihlah musik klasik Mozart ketika Ibu hendak memperdengarkan musik klasik kepada si janin.
- Ibu bisa mulai memperdengarkan musik klasik sejak Minggu ke-20.
- Perdengarkanlah musik klasik di Malam hari agar suasananya lebih tenang.
- Perdengarkan musik klasik dengan kondisi headphone Menempel pada perut Ibu.
- Perdengarkanlah musik klasik selama enaM puluh menit.
- Perdengarkanlah lagu sesuai dengan Urutan Mozart.