Stimulasi Agar Bayi Cerdas

Print This Page
Send to Friends
Stimulasi Agar Bayi Cerdas

Stimulasi atau rangsangan bermain yang dilakukan pada bayi baru lahir banyak memberikan manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

 

 

Stimulasi yang Ibu lakukan pada bayi dapat mempengaruhi pertumbuhan sinaps (proses sinaptogenesis) yang membutuhkan banyak sialic acid untuk membentuk gangliosida yang sangat penting untuk kecepatan proses pembelajaran.

Kapan sebaiknya stimulasi pada bayi silakukan?

Kegiatan stimulasi dapat Ibu lakukan sesering mungkin setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan Si Kecil.

Stimulasi untuk bayi berusia 0 hingga 3 bulan dapat Ibu lakukan dengan:

  1. Menggendong dan memeluknya dengan mesra.
  2. Menatap matanya setiap saat, terutama saat menyusui.
  3. Mengajaknya tersenyum dan berbicara.
  4. Membunyikan berbagai suara atau musik secara bergantian.
  5. Menggantungkan dan menggerakkan benda berwarna mencolok di atas tempat tidurnya.
  6. Menggulingkan badannya ke kanan dan ke kiri, tengkurap dan telentang.
  7. Mengajarinya meraih dan memegang mainan.

###

Stimulasi untuk bayi yang berusia 3 hingga 6 bulan dapat Ibu lakukan sama seperti bayi berusia 0 hingga 3 bulan, ditambah dengan kegiatan lainnya:

  1. Bermain cilukba, Si Kecil akan tampak senang dan bahagia.
  2. Mengajak Si Kecil melihat wajahnya di cermin dan perkenalkan anggota badannya.
  3. Mengajarinya duduku sambil mendengarkan cerita.

Tips agar bayi sehat dan cerdas:
Berikan nutrisi yang terbaik baginya (ASI) Minumlah Prenagen Menyusui 2 kali sehari yangmengandung 27 nutrisi lengkap dan seimbang yang akan memenuhi kebutuhan nutrisi Ibu selama menyusui Si Kecil. Berikan stimulasi yang sesuai. Ajaklah Si Kecil bicara, meski ia belum bisa bicara. Seringnya Ibu berkomunikasi dengan Si Kecil akan mempererat hubungan emosional dengannya.


Highlights